Sosialisasikan Muda Memilih di Puncak Prestasi

Sosialisasikan Muda Memilih di Puncak Prestasi

Menpora Dito Gandeng Login Habib Ja’far Sosialisasikan Muda Memilih di Puncak Pesta Prestasi

Sosialisasikan Muda Memilih di Puncak Prestasi. Pada tanggal 20 Januari 2022, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali atau yang akrab disapa Menpora Dito menggandeng aktivis muda, Login Habib Ja’far, untuk melakukan sosialisasi mengenai pentingnya partisipasi pemuda dalam pemilihan umum. Kegiatan ini dilakukan dalam acara Puncak Pesta Prestasi di Jakarta.

Sosialisasi mengenai pentingnya pemuda dalam pemilihan umum merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi pemuda dalam proses demokrasi. Menpora Dito dan Login Habib Ja’far berharap melalui kegiatan ini, pemuda akan semakin memahami pentingnya hak suara dan ikut serta dalam menentukan masa depan negara.

Menpora Dito dalam sambutannya mengatakan bahwa pemuda merupakan tulang punggung bangsa dan memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan negara. Oleh karena itu, partisipasi pemuda dalam pemilihan umum sangatlah penting. Dengan menggunakan hak suara mereka, pemuda dapat berperan aktif dalam menentukan pemimpin yang akan memimpin negara ke depan.

Login Habib Ja’far, yang merupakan salah satu aktivis muda yang aktif dalam berbagai gerakan sosial, juga memberikan pandangannya mengenai pentingnya pemuda dalam pemilihan umum. Menurutnya, pemuda memiliki energi, semangat, dan gagasan segar yang dapat membawa perubahan positif bagi negara. Melalui pemilihan umum, pemuda dapat memilih pemimpin yang memiliki visi dan komitmen untuk mewujudkan perubahan yang diinginkan oleh pemuda.

Sosialisasikan Muda Memilih di Puncak Prestasi

Selain itu, Login Habib Ja’far juga mengajak pemuda untuk aktif dalam politik dan terlibat dalam proses pembuatan kebijakan. Dengan terlibat dalam politik, pemuda dapat memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan negara. Ia juga mengingatkan pemuda untuk memilih pemimpin berdasarkan visi, program, dan integritas, bukan hanya berdasarkan popularitas.

Puncak Pesta Prestasi merupakan acara yang diadakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi-prestasi yang telah diraih oleh pemuda Indonesia dalam berbagai bidang. Acara ini juga diisi dengan berbagai kegiatan seperti seminar, diskusi, dan pameran inovasi yang melibatkan pemuda dari seluruh Indonesia.

Sosialisasi mengenai pentingnya pemuda dalam pemilihan umum di Puncak Pesta Prestasi ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam kepada pemuda mengenai peran dan tanggung jawab mereka dalam proses demokrasi. Dengan semakin banyaknya pemuda yang sadar akan pentingnya partisipasi dalam pemilihan umum, diharapkan akan tercipta pemimpin-pemimpin yang berkualitas dan mampu mewujudkan harapan dan aspirasi pemuda Indonesia.

Menpora Dito dan Login Habib Ja’far berharap bahwa kegiatan sosialisasi ini dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan partisipasi pemuda dalam pemilihan umum. Mereka juga berharap bahwa pemuda Indonesia akan semakin aktif dan terlibat dalam proses politik dan pembangunan negara, sehingga dapat mewujudkan Indonesia yang lebih baik di masa depan.

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menghadiri live show “Login di Kemenpora” dalam malam puncak Pesta Prestasi, Minggu (10/12). Acara ini menghadirkan duet pendakwah Habib Ja’far dan musisi Onadio “Onad” Leonardo yang merupakan sosok utama dalam gelar wicara “Login”.

Sosialisasikan Muda Memilih di Puncak Prestasi

Gelar wicara yang berlangsung di halaman Graha Kemenpora, Senayan, ini mendapat antusias dari masyarakat khususnya kalangan pemuda. Sekira tiga ribu orang hadir menyaksikan duet Habib Ja’far-Onad yang dipandu host jenaka Yusril Fahriza.

Menpora Dito menjelaskan, acara ini merupakan bagian dari program “Nongkrong di Kemenpora” yang kembali digelar Sabtu dan Minggu. Sebelum “Login di Kemenpora” digelar, pada paginya juga digelar Pekan Permainan dan Esport Nasional (Pepernas) yang mempertandingkan semua gim lokal Indonesia.

“Siang sampai sorenya ada Pesta Prestasi yang memperlombakan bikin doodle art, mural, makeup, sampai tadi ada penampilan band. Dan itu menghadirkan banyak komunitas. Puncaknya malam ini adalah program Login bersama Muda Memilih,” urai Menpora.

Dijelaskan, digelarnya acara Login ini dilatarbelakangi tugas yang diemban Kemenpora melalui program Muda Memilih dalam meningkatkan kesadaran dan juga tingkat partisipasi pemuda. Supaya para pemuda menggunakan hak pilihnya datang ke tempat pemungutan suara (TPS) pada 14 Februari 2024 mendatang.

Habib dan Onad dengan acara “Login”, sambung Menpora, sengaja diundang untuk ikut menyosialisasikan program Muda Memilih. Pasalnya kedua sosok itu dianggap mewakili pergerakan sosial di kalangan anak muda kekinian.

“Kali ini kami ingin menjadikan Login mengajak anak-anak muda ini nanti ke TPS. Tetapi tetap basisnya ada dakwah-dakwah dan dasar agama,” terang Menpora Dito.

Sosialisasikan Muda Memilih di Puncak Prestasi

Dalam Login di Kemenpora ini juga turut menghadirkan semua pimpinan dari tim sukses pasangan calon (paslon) presiden dan wakil presiden. Karena menurut Menpora Dito, tim sukses paslon ini juga memiliki tanggung jawab bagaimana mengajak anak muda untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu 2024.

“Tanggung jawab kita adalah memastikan anak muda yang hampir 60 persen suaranya itu datang ke TPS,” tegas Menpora Dito yang turut mengundang Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Rahmat Bagja.

Sementara itu Habib Ja’far menyatakan melalui Login di Kemenpora, pihaknya ingin mengajak para pemuda untuk menjadi Indonesia. Yaitu dengan ikut memilih, menentukan nasib indonesia lima tahun ke depan pada 14 Februari nanti.

Apalagi menurut Habib Ja’far, Indonesia sampai dengan 2045 adalah Indonesia Emas yaitu Indonesianya anak muda. Pasalnya bonus demografi ada pada anak muda yang menjadi mayoritas populasi.

“Nah kita ingin Indonesianya anak muda ini ditentukan juga oleh anak muda. Dengan anak muda ikut memilih dan menentukan nasib indonesia ke depan,” terang Habib Ja’far.

Dalam live show ini juga dilakukan sesi interaktif tanya jawab dengan para penonton, serta pengumuman para juara dalam Pesta Prestasi Volume 5.

Turut hadir mendampingi Menpora Dito yatu Deputi 1 Bidang Pemberdayaan Pemuda Asrorun Ni’am Sholeh, Deputi 2 Bidang Pengembangan Pemuda Raden Isnanta, Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Hubungan Internasional Alia Noorayu Laksono, serta Staf Khusus Bidang Percepatan Inovasi Pemuda dan Olahraga Hasintya Saraswati.

menpora

Jejak Sejarah Kelembagaan Kemenpora dari masa ke masa

Tonggak sejarah kelembagaan yang mengurusi pembangunan kepemudaan dan keolahragaan sebenarnya sudah ada sejak masa awal kemerdekaan Indonesia. Sebagaimana penelusuran tim tentang sejarah pengelolaan kegiatan olahraga dan pemuda oleh negara diketahui pada susunan Kabinet pertama yang dibentuk pada tanggal 19 Agustus 1945. Kabinet yang bersifat presidensial memiliki Kementerian Pengajaran yang dipimpin oleh Menteri Ki Hajar Dewantoro. Kegiatan olahraga dan pendidikan jasmani berada di bawah Menteri Pengajaran. Istilah pendidikan jasmani dipergunakan dalam lingkungan sekolah sedangkan istilah olahraga digunakan untuk kegiatan olahraga di masyarakat yang berupa cabangcabang olahraga. Usia kabinet pertama yang kurang dari tiga bulan kemudian diganti dengan Kabinet II yang berbentuk parlementer di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Sutan Sjahrir yang dilantik pada tanggal 14 November 1945.

Tangan Kanan MengepalMerupakan wujud Tekad, Semangat, Kokoh, Teguh, Kemauan kuat Pemuda untuk menjaga Negara Kesatuan Repubik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta Bhineka Tunggal Ika

Tiga pilar pada tangan mengepal : mempunyai makna ketiga peristiwa sejarah yaituKebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928 dan Kemerdekaan Indonesia 1945 yang Pelaku utamanya adalah Pemuda.

Warna Biru : mempunyai makna lambang/simbolik : Keliasan Pandangan dan Pikiran, Smart, Bergerak Maju, Inovatif dan Inspiratif, Kedewasaan, Kematangan, Penguasaan Ilmu Pengetahuan, dan Dinamis