Menpora Apresiasi Film Indonesia Dari Timur

Menpora Apresiasi Film Indonesia Dari Timur

Menpora Dito Apresiasi Film ‘Indonesia Dari Timur’ yang Angkat Tema Olahraga

Menpora Apresiasi Film Indonesia Dari Timur. Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Zainudin Amali, mengapresiasi film ‘Indonesia Dari Timur’ yang berhasil mengangkat tema olahraga. Film ini merupakan karya dari sutradara Aryanto Yuniawan dan diproduksi oleh rumah produksi MD Pictures.

Film ‘Indonesia Dari Timur’ bercerita tentang perjuangan seorang pemuda bernama Alif yang berasal dari Maluku untuk menjadi atlet basket profesional. Film ini menggambarkan semangat juang Alif dalam menghadapi berbagai rintangan dan tantangan dalam mencapai mimpinya.

Menpora Dito mengungkapkan bahwa film ini sangat penting untuk memotivasi generasi muda dalam mengembangkan potensi olahraga di Indonesia. Dalam film ini, Alif ditunjukkan sebagai sosok yang gigih, penuh semangat, dan tidak mudah menyerah dalam mengejar impian olahraganya.

Melalui film ini, Menpora Dito berharap dapat menginspirasi para pemuda Indonesia untuk lebih aktif dan berprestasi dalam bidang olahraga. Menpora Dito juga menekankan pentingnya peran pemerintah, masyarakat, dan dunia industri dalam mendukung pengembangan olahraga di Tanah Air.

Selain itu, Menpora Dito juga berharap film ini dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap olahraga, terutama olahraga basket. Dengan mengangkat cerita inspiratif seorang atlet basket, diharapkan masyarakat akan semakin tertarik dan terinspirasi untuk menggeluti olahraga tersebut.

Film ‘Indonesia Dari Timur’ juga berhasil menampilkan keindahan alam Indonesia, khususnya Maluku, sebagai latar cerita. Hal ini diharapkan dapat mempromosikan pariwisata Indonesia dan memperkenalkan kekayaan budaya serta keindahan alam yang dimiliki oleh negeri ini.

Menpora Dito juga menyampaikan harapannya agar film-film dengan tema olahraga semakin banyak diproduksi dan mendapatkan dukungan penuh dari masyarakat. Menurutnya, film-film semacam ini dapat menjadi sarana edukasi dan motivasi bagi generasi muda untuk berprestasi dalam olahraga.

Film ‘Indonesia Dari Timur’ telah meraih kesuksesan dengan mendapatkan banyak apresiasi dan penghargaan. Film ini juga berhasil menarik perhatian penonton dengan cerita yang menarik dan pesan yang kuat. Keberhasilan film ini menjadi bukti bahwa tema olahraga memiliki daya tarik yang besar di kalangan masyarakat.

Menpora Apresiasi Film Indonesia Dari Timur

Dengan semakin banyaknya film-film dengan tema olahraga yang diproduksi, diharapkan dapat mendorong minat masyarakat dalam mengikuti dan mendukung perkembangan olahraga di Indonesia. Film-film semacam ini juga dapat menjadi sarana untuk membangkitkan semangat juang dan kecintaan terhadap olahraga pada generasi muda.

Dalam kesempatan ini, Menpora Dito juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim produksi dan pemain film ‘Indonesia Dari Timur’ atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam menghasilkan film yang inspiratif dan bermakna. Film ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk tidak pernah menyerah dalam meraih impian mereka, terutama dalam bidang olahraga.

Dengan adanya film ‘Indonesia Dari Timur’ yang mengangkat tema olahraga, diharapkan dapat mendorong semakin banyak pemuda Indonesia untuk mengembangkan bakat dan potensi mereka dalam bidang olahraga. Semoga film ini juga dapat menjadi langkah awal dalam menghasilkan lebih banyak film-film inspiratif yang dapat memotivasi dan menginspirasi generasi muda Indonesia.

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menghadiri pemutaran perdana film ‘Indonesia Dari Timur’ di XXI Epicentrum, Jakarta, Sabtu (9/12). Film ini merupakan karya dari sutradara Ari Sihasale.

Menpora Apresiasi Film Indonesia Dari Timur

Indonesia Dari Timur merupakan sebuah film yang diangkat dari kisah nyata dari Papua. Film tersebut terinspirasi dari tim sepak bola Papua yang mencatatkan kemenangan di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2021.

“Apresiasi terhadap film Indonesia Dari Timur. Ini mengangkat tema olahraga yaitu sepak bola. Kita tahu sepak bola adalah olahraga yang populer di Indonesia,” kata Menpora Dito.

Menurut Menpora Dito, kisah film ini juga sejalan dengan kebijakan Presiden Joko Widodo yang menjadikan Papua sebagai provinsi olahraga. Sebab, banyak talenta di bidang olahraga yang lahir dari Bumi Cenderawasih itu.

“Budaya olahraga di film ini sangat terasa. Senada dengan kebijakan bapak Presiden yang menjadikan Papua sebagai provinsi olahraga,” jelas Menpora Dito.

Menpora Apresiasi Film Indonesia Dari Timur

Pemutaran perdana film Indonesia Dari Timur ini juga dihadiri Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, dan Ketua Komisi I DPR Meutya Hafid, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Film ini dibintangi oleh Ibnu Jamil, Donny Alamsyah, Marselino Lefrandt, Damara Finch, Dinda Ghania, dan Yesaya Kogoya.

menpora

Jejak Sejarah Kelembagaan Kemenpora dari masa ke masa

Tonggak sejarah kelembagaan yang mengurusi pembangunan kepemudaan dan keolahragaan sebenarnya sudah ada sejak masa awal kemerdekaan Indonesia. Sebagaimana penelusuran tim tentang sejarah pengelolaan kegiatan olahraga dan pemuda oleh negara diketahui pada susunan Kabinet pertama yang dibentuk pada tanggal 19 Agustus 1945. Kabinet yang bersifat presidensial memiliki Kementerian Pengajaran yang dipimpin oleh Menteri Ki Hajar Dewantoro. Kegiatan olahraga dan pendidikan jasmani berada di bawah Menteri Pengajaran. Istilah pendidikan jasmani dipergunakan dalam lingkungan sekolah sedangkan istilah olahraga digunakan untuk kegiatan olahraga di masyarakat yang berupa cabangcabang olahraga. Usia kabinet pertama yang kurang dari tiga bulan kemudian diganti dengan Kabinet II yang berbentuk parlementer di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Sutan Sjahrir yang dilantik pada tanggal 14 November 1945.

Tangan Kanan MengepalMerupakan wujud Tekad, Semangat, Kokoh, Teguh, Kemauan kuat Pemuda untuk menjaga Negara Kesatuan Repubik Indonesia (NKRI) yang berdasarkan Pancasila dan UUD 1945 serta Bhineka Tunggal Ika

Tiga pilar pada tangan mengepal : mempunyai makna ketiga peristiwa sejarah yaituKebangkitan Nasional 1908, Sumpah Pemuda 1928 dan Kemerdekaan Indonesia 1945 yang Pelaku utamanya adalah Pemuda.

Warna Biru : mempunyai makna lambang/simbolik : Keliasan Pandangan dan Pikiran, Smart, Bergerak Maju, Inovatif dan Inspiratif, Kedewasaan, Kematangan, Penguasaan Ilmu Pengetahuan, dan Dinamis